Uzlah (pengasingan diri)
-La Tahzan,hal.106(2003)
Pengasingan diri dari segala bentuk kejahatan
dan kemudahan yang berlebihan.
Ibnu Tamiyah : ada kaharusan bagi hamba untuk
melakukan pengasingan diri agar dapat beribadah Allah,
berzikir kepadaNya, membaca ayat-ayatNya, melakukan
muhasabah terhadap dirinya,berdoa kepadaNya,
meminta ampunan-Nya, menjauhi tindakan-tindakan yang jelek,
dan lain sebagainya.
Ibu Al Jauzi : Saya tidak melihat dan mendengar manfaat yang
lebih besar dari pengasingan diri, karena pengasingan diri adalah
sebuah ketenangan, sebuah keagungan, sebuah kemuliaan, sebuah tindakan
untuk menjauhkan dari keburukan dan kejahatan, sebuah kiat untuk
menjaga kehormatan dan waktu,
sebuah kiat untuk menjaga usia, sebuah tindakan untuk menjauhkan diri
dari orang-orang yang mendegki, sebuah perenungan tentang akherat,
sebuah persiapan untuk bertemu ALLAH SWT, sebuah pemusatan jiwa raga
untuk melakukan ketaatan, sebuah pemberdayaan nalat terhadap hal-hal
yang bermanfaat dan sebuah ekplorasi terhadap nilai dan hukum dari nash-nash
yang ada.
Pengasingan diri terdapat sebuah kemuliaan yang hanya Allah SWT yang tahu.
Dalam pengasingan diri terjadi pengembangan daya berfikir, pencapaian
pada sebuah hasil pemikiran, penenangan kalbu, dan penyelematan kehormatan.
Ada banyak pahala yang didapatkan, ada usaha untuk menjauhkan diri dari kemungkaran
ada pemberdayan jiwa untuk selalu melakukan ketaatan, ada waktu
untuk mengingat Sang Maha Pengasih, ada usaha untuk menjauhi hal-hal
yang melenakan dan menyita waktu, ada upaya untuk lari menjauh dari fitnah,
ada usaha untuk menjauh dari kepungan musuh, ada untuk tidak mencela lain, ada pemenuhan
hak-hak, ada kesempatan untuk sembunyi dari orang yang sombong,
dan ada kesempatan untuk bersabar terhadap orang yang bodoh.
Pengasingan diri memiliki tabir untuk menutupi aurat lisan, kesalahan melangkah, penyimpangan
pikiran dan kecenderungan jiwa yang jahat. Hijab yang menutupi wajah-wajah kebaikan, cangkang untuk
menyembunyikan mutiara-mutiara keutamaan, dan lengan baju untuk membungkus tangan-tangan kebaikan.