Mertua Rasulullah SAW, Umar bin Khathab saat kerumah Rasul.
Saat Umar telah memasuki rumah Rasul, para istri Rasul bersembunyi dibelakang Beliau. Umar heran dan mengatakan kenapa mereka takut dan bersembunyi darinya. Para istri Rasul mengatakan bahwa mereka takut karena Umar lebih kasar dari Rasulullah SAW. Lalu Umar mengatakan lagi bahwa kenapa mereka lebih takut kepadanya daripada Rasulullah SAW.
Nabi Muhammad SAW kemudian mengatakan bahwa, jika Umar melintasi sebuah jalan, maka setan pun akan menghindari melewati jalan tersebut.
Aisyah bin Abu Bakar r.a mengatakan bahwa Allah SWT menjadikan kebenaran pada kalbu dan ucapan Umar. Dia adalah Al Faruq yang menjadi pembatas antara kebenaran dan kebatilan.
*buku “Wangi Akhlak Nabi” penulis Ahmad Rofi Usmani, Mizania, 2007
Assalamualaikum